Ahlan wa Sahlan

Welcome to 'positive-optimistic' zone. Let's be one of Indonesian pride generation. Glad to meet you, have a good time n' get your nice surfing,
Peace...(*_*) !!

Sabtu, 03 Desember 2011

5 TIPS ‘NGEBUT’ BERKENDARA SEPEDA MOTOR DI JALAN RAYA AGAR TETAP AMAN

( hanya untuk pemula yang belum terbiasa berkendara cepat di saat mengalami kegentingan waktu )
>> awas, adegan yang di atas ntu jangan diajarkan kepada anak-cucu, cukup hanya buat para alien saja yang melakukannya (*_*)

Catatan dan Peringatan Keras !! : 
Ø  Hanya untuk mengejar waktu yang sempit, bukan untuk aksi ugal-ugalan di jalan raya
Ø  Tidak untuk dipraktekkan dalam kondisi yang normal (tidak terburu-buru)
Ø  Jangan bilang pak polisi yah... *_^, sebab kemungkinan ada beberapa rambu yang tak disadari telah terabaikan (ex : batas kecepatan 60Km/h), asal jangan yang terlalu utama aja gan, seperti nabrak lampu merah (takut langsung ke rumah sakit *_*) atau melewati blokir jalan (takut dikirain Tarzan nyasar ke kota *_*). Makanya ditekankan pada konsentrasi penuh.

Saya pikir semua orang akan melakukan hal tersebut (ngebut) ketika dihadapkan pada posisi yang genting. Akur gan??! 
Okelah kalo b’gituh, kita mulai...

1.     Perhatikan Diri Perhatikan Kendaraan
Persiapkan diri, dalam artian pribadi Anda sangat berpengaruh untuk memulai berkendara, fokusk bahwa diri Anda akan menghadapi ramainya lalu-lintas di jalanan yang memerlukan konsentrasi penuh, enyahkan sejenak problem yang ada di kepala dan hati Anda, awas helm ketinggalanJ, lalu ketika hendak memulai ‘menggenjot’ tunggangan Anda, bacalah do’a ini : “Bismillahi tawakkaltu a’lallah, laa haula wa la quwwata illa billah” (artinya : dengan menyebut nama Allah ‘aku mulai sesuatu’ aku berpasrah sepenuhnya kepada Allah, tiada daya dan tiada kekuatan lain ‘yang melebihi daya dan kekuatan’ Allah semata) maknanya kita yakin bahwa kita akan dilindungi oleh’Nya (W.A.B). Kemudian perhatikan sejenak kendaraan Anda, pastikan alat-alat pendukung utama untuk berkendara di jalan raya berfungsi secara normal (seperti rem, klakson, lampu-lampu, spion bahkan tuas gas yang mungkin sudah aus), artinya jika memang salahsatu/beberapa dari komponen tersebut tidak berfungsi secara optimal maka Anda harus lebih fokus pada alat tersebut ketika nanti di saat berkendara, nyalakan lampu depan ketika sudah berada di jalan raya.

2.      Siapkan Mental Yang Kuat
Anda harus ‘pede’ dan yakinkan diri bahwa Anda mampu untuk menyalip kendaraan apapun yang berada di depan Anda nanti, terutama becakJ, tapi tidak ‘konyol’ yaitu dengan tetap mempertimbangkan/kira-kira ukuran kecepatan kendaraan Anda (paham?J). Mulailah berkendara dengan perasaan tenang, seolah Anda memang ingin menikmati berkendara cepat di jalan raya (kalo perlu anggap diri Anda adalah pembalap yang mahir, atau Anda nanti  merasa layak untuk menjadi ‘jawara jalanan’ *_* (nyengir lagi). Yaaahh.. kayak Valentino Rossidin laahh... *_*

3.      Tempatkan Kendaraan Pada Posisi  Yang Tepat ( jangan di trotoar *_*)
Posisi kendaraan sebaiknya berada ditengah jalan tanpa melewati marka, dengan begitu para pengendara lain akan mengerti bahwa Anda sedang butuh waktu lebih cepat dari mereka, sehingga dengan sendirinya pengendara lain akan memahami hal tersebut dan akan lebih memberikan Anda posisi yang lebih luang dan menjaga jarak mereka dengan Anda, karena pada intinya dalam berkendara di jalan raya adalah saling pengertian antar sesama pengendara.
Jika Anda berada pada kondisi dan posisi yang aman serta cukup lengang, jangan sungkan untuk ‘memporsir’ tuas gas dengan penuh, jika mulai terdapat ‘saingan’, pikirkan seolah-olah Anda akan dan mampu mengejar kendaraan lain yang lmelaju ebih cepat dari Anda yang berada di paling depan atau yang ber-cc lebih besar dari kendaraan Anda (sekali lagi ingat, ini solah-olah lho*_*), ini dimaksudkan agar Anda termotivasi.

4.      Menyalip Dengan Benar
Ketika Anda tepat di belakang mobil, jangan berikan ruang dan kesempatan kendaraan yang ada di belakang Anda untuk mendahului, dengan cara tetapkan posisi jarak tersempit Anda dengan kendaraan yang akan Anda salip dan yang berlawanan arah, jangan salip kendaraan dari sebelah kiri karena bisa berbahaya gan, mainkan sen kanan konsentrasi penuh (tetap jangan lupakan slogan ‘jaga-jarak’ meskipun jarak tersempit untuk Anda), bila perkiraan/feeling/naluri/insting/perasaan/perhitungan (apa lagi yah*_*) dan /atau angan-angan Anda sudah pas untuk siap mendahului/menyalip, turunkan gigi/gear di posisi 2 (untuk menyalip mobil berukuran panjang seperti container/tronton terlebih gandengan), gigi 3 untuk mobil ukuran biasa/sedang (buat yang matic ga usah dibilangin), namun bagi yang ber-kopling manual tinggal memainkan kopling saja, tekan klakson panjang ayunkan tuas gas dengan penuh dan jangan coba-coba turunkan sebelum Anda benar-benar berada di depan kendaraan yang Anda salip, setelah sukses di depan, lampaui jarak aman Anda dengan kendaraan di belakang Anda, lalu mulai naikkan gigi bertahap/perlahan sampai posisi ‘top-gear’, jangan matikan sen kanan laju terus kendaraan Anda sampai Anda temui lagi kendaraan di depan untuk Anda salip kembali, untuk mendahului kendaraan bermotor cukup berikan tanda klakson beberapa kali tekan ketika berada di dekatnya.
Jangan sekali-sekali Anda menyalip pada keadaan jalan yang berbentuk tikungan tajam yang Anda samasekali tak mengetahui keadaan di depan seperti apa, ini sangat berbahaya ‘very very dangerous ngger’ ....*_^
  
5. Ingat Jurus Yang Paling Jitu
Mengapa kita memutuskan untuk ngebut? Tak lain karena kita terburu-buru (khan tadi dah bilang *_*). Mengapa terburu-buru? Nah ini dia letak permasalahannya! Kata kuncinya adalah karena kita mungkin tidak disiplin waktu, maka jurus terampuh adalah disiplinlah dengan waktu Anda, maka kelak takkan lagi banyak alasan yang akan Anda klaim di persidangan nanti (wualaaah.. kmane kite? *_**_*... )
Dengan begitu kita akan menjadi  ‘tuan rencana’  yang baik dalam memulai aktifitas apapun dengan hasil yang akan lebih baik pula tentunya.
Nah, kalau Anda telah sampai di tempat tujuan dengan selamat ucapkan lafadz Hamdalah ‘Alhamdulillaahirobbil A’alamiin’ (tidak penting Anda tepat waktu atau telat. Jiahhh...!*_* )

Selamat mencoba, semoga berguna, dan mohon ma’af sama agan-agan jika bahasannya banyak bercanda. Salam.

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komen sobat di sini..